Artikel

Profesi dan Karir Lulusan Teknik Sipil

Pada Tanggal 2019-05-15

Analis Kontrol Kualitas

 

Analis Kontrol Kualitas itu sendiri merupakan pengujian untuk menentukan kualitas baham baku, produk setengah jadi, dan produk jadi. Analis kontrol kualitas juga dapat melakukan tes stabilitas sampel. Jenjang pendidikan dalam Pekerjaan ini biasanya D3 atau setara.

jika ingin tau posisi jabatan apa saja sih yang bisa didapatkan di dalam pekerjaan ini, kira-kira contoh dari jabatan pekerjaannya yaitu :

 

  1. Analis Laboratorium Mikrobiologi
  2. Kepala Kualitas Ethanol
  3. Analis Laboratorium
  4. Teknisi Jaminan KUalitas
  5. Teknisi Kontrol Kualitas
  6.  Analis Laboratorium Analitis
  7. Teknisi Lab
  8. Analis Lab Mikro
  9. Analis Kontrol Kualitas

 

Tugas - Tugas Analis Kontrol Kualitas, yaitu sebagai berikut :

 

 

  1. Melakukan analisa rutin dan non-rutin dari bahan mentah, bahan baku, sampel lingkungan, barang jadi, atau sampel stabilitas proses
  2. Membaca dan memahami hasil tes, kemudian membandingkannya dengan spesifikasi dan batas kontrol yang telah ditetapkan
  3.  Membuat rekomendasi tentang kesesuaian data (hasil tes dengan spesifikasi) untuk dirilis
  4. Melakukan inspeksi visual dari produk jadi
  5. menggabungkan data uji laboratorium, dan melakukan analisa yang tepat
  6. Menyelesaikan dokumentasi yang diperlukan untuk mendukung prosedur pengujian, termasuk form logbook peralatan atau form persediaan

 

 

Dalam Profesi Analis Kontrol Kualitas dibutuhkan keterampilan :

 

  1. Aktif Mendengarkan
  2. Penyelesaian Masalah yang Kompleks
  3. Berpikir Kritis
  4. Memantau
  5. Analisis Kontrol Kualitas
  6. Pemahaman Membaca

 

 

Manajer Arsitektur dan Insinyur

 

Pekerjaan Manajer Arsitektur dan Insinyur yaitu merencanakan, mengarahkan, atau mengkoordinasi aktivitas di seputar bidang arsitektur dan teknik. Kegiatan manajer Arsitektur dan insinyur cukup variatif, mereka bisa mengarahkan dan mengkoordinasi produksi, operasi, jaminan kualitas, atau perawatan di situs manufaktur, pabrik industrial, sampai laboratorium penelitian dan pengembangan. Mereka juga bertanggung jawab atas pengembangan konsep keseluruhan dari produk baru, atau untuk menyelesaikan masalah teknik yang bisa menghambat selesainya sebuah proyek. Jenjang pendidikan yang dibutuhkan yaitu S1.

Contoh dari Jabatan Pekerjaan Manajer Arsitektur dan Insinyur, sebagai berikut :

 

  1. Kepala Teknisi
  2. Manajer Teknik Sipil
  3. Direktur Teknik
  4. Manajer Teknik
  5. Manajer Program Teknik
  6. Teknisi Proyek
  7. Manajer Proyek Teknik
  8. Teknisi Utama

 

Tugas - Tugas Manajer Arsitektur dan Insinyur

 

  1. Mengatur koordinasi dan keseluruhan integrasi dari aktivitas teknis dalam proyek arsitektur atau teknik
  2. Mengarahkan, mengulas, atau menyetujui perubahan desain Proyek
  3. Berunding dengan staf manajemen, produksi, atau pemasaran untuk mebahas spesifikasi atau prosedur proyek
  4. Menyajikan dan menjelaskan proposal, laporan, atau penemuan kepad klien
  5. Berkonsultasi atau bernegosiasi dengan klien untuk menyiapkan spesifikasi proyek.

 

Didalam Profesi ini membutuhkan keterampilan :

 

  1. Aktif Mendengarkan
  2. Penyelesaian Masalah yang kompleks
  3. Koordinasi
  4. Berpikir Kritis
  5. Pemahaman Membaca

 

 

Drafter Arsitektur

 

Drafter Arsitektur adalah seorang drafter arsitektur yang menciptakan skema mendetail, yang nantinya akan digunakan dalam pembangunan gedung. Gambar teknis yang mendetail ini menggunakan input dari para insinyur, arsitek, surveyor, serta dapat menspesifikasikan dimensi, kode, material, dan metode produksi.

Contoh dari Jabatan Pekerjaan drafter Arsitektur adalah, sebagai berikut :

 

  1.  Arsitek
  2. Desain Arsitektur
  3. Juru Gambar Arsitektur
  4. Manajer PRoyek
  5. Drafter Arsitektur
  6. Teknisi CAD
  7. Arsitek Magang

 

Tugas - Tugas Drafter Arsitektur

 

  1. Mengoperasikan program computer Aided-Drafting (CAD) atau pos drafting konvensional untuk menghasilkan berbagai desain, gambar pengukuran, bagan, bentuk, atau catatan
  2.  Menganalisa aturan bangunan, peraturan hukum, kebutuhan ruangan dan tempat, serta dokumen teknis dan laporan lainnya untuk menentukan efeknya pada desain arsitektur
  3. mengkoordinasikan desain struktur, elektrik, dan mekanik, serta menentukan metode presentasi yang mewakili perencanaan bangunan secara visual
  4. Menggambar perencanaan kasar dan mendetil untuk pondasi, bangunan, dan struktur, berdasarkan konsep, sketsa, kalkulasi teknik, lembar spesifikasi, dan data-data lain yang sudah ada.
  5.  Mengatur tata letak (layout) bangunan, dan merencanakan pengaturan ruangan interior (untuk bangunan komersial), menggunakan peralatan dan software program computer aided-drafting (CAD)

 

Keterampilan yang dibutuhkan dalam Drafter Arsitektur, yaitu :

 

  1. Aktif Belajar
  2. Aktif Mendengarkan
  3. Koordinasi
  4. Berpikir Kritis
  5. Pertimbangan dan Pengambilan Keputusan
  6. Pemahaman Membaca
  7. Berbicara
  8. Matematika

 

 

Insinyur Sipil

 

Insinyur Sipil melakukan tugas teknik dalam merencanakan, merancang, serta mengawasi konstruksi dan pemeliharaan struktur bangunan juga fasilitas, seperti jalan, rel kereta api, bandara, jembatan, pelabuhan, saluran, bendungan, proyek irigasi, jaringan pipa, pembangkit listrik, air dan sistem pembuangan, dan jenjang pendidikan yang dibutuhkan adalah S1.

Contoh dari Jabatan Pekerjaan Insinyur Sipil adalah sebagai berikut :

 

  1. Kepala Tim Inspeksi Struktur / Jembatan
  2. Ahli Perkotaan
  3. Manajer Ahli Sipil
  4. Ahli Desain
  5. Insinyur Proyek
  6. Ahli Struktural
  7. Insinyur Sipil

 

Tugas - Tugas Insinyur Sipil

 

  1.  Menginspeksi lokasi proyek untuk memantau kemajuan dan memastikan kesesuaian proyek dengan spesifikasi desain serta standar keamanan atau standar sanitasi
  2. Menghitung beban dan menghitung persyaratan, laju aliran air, atau faktor tekanan bahan untuk menentukan spesifikasi desain
  3. Membreikan saran teknis kepada personil industri atau manajerial tentang modifikasi desain, konstruksi, serta program atau perbaikan struktural
  4. menguji tanah atau material untuk menentukan kualitas dan ekkuatan pondasi, beton, aspal, atau baja
  5. Mengelola dan mengarahkan pembangunan, operasi, atau kegiatan

 

Keterampilan yang harus dimiliki di pekerjaan ini :

 

  1. Aktif Mendengarkan
  2. Penyelesaian Masalah yang Kompleks
  3. Berpikir Kritis
  4. Pemahaman Membaca
  5. Matematika

 

 

Pengawas dan Penyelidik Properti Pemerintah

 

Menyelidiki dan memeriksa properti pemerintah untuk memastikan kepatuhan dengan perjanjian kontrak dan peraturan pemerintah. Jenjang pendidikan yang dibutuhkan yaitu D3

Contoh dari Jabatan Pekerjaan ini, yaitu :

 

  1. Petugas Operasi Bandara
  2. Manajer Aset
  3. Inspektur Konstruksi
  4. Inspektur Perumahan
  5. Manajemen Perumahan Representatif
  6. Inspektur Standar dan Kualitas Perumahan (HQS Inspektur)
  7. Inspektur
  8. Quality Assurance Specialist
  9. Quality Control Manager
  10. Inspektur Sanitasi

 

 

Tugas - Tugas Pengawas dan Penyelidik Properti Pemerintah, yaitu :

 

  1. Menyiapkan korespondensi, laporan inspeksi, investigasi,dan rekomendasi untuk tindakan
  2. Memeriksa catatan, laporan, dan dokumen lainnya untuk membangun fakta atau mendeteksi perbedaan
  3. Memantau penyelidikan dugaan pelanggar untuk memastikan bahwa mereka diadili sesuai dengan persyaratan konstitusional
  4. Mengumpulkan, mengidentifikasi, mengevaluasi, dan menyimpan bukti kasus
  5. Memeriksa produk yang diproduksi atau diproses untuk memastikan kepatuhan dengan spesifikasi kontrak atau persyaratan hukum

 

 

Manajer Kontrol Kualitas Sistem

 

Merencanakan, mengarahkan, atau mengkoordinasikan program jaminan kualitas. Merumuskan kebijakan kontrol kualitas dan mengontrol kualitas dari upaya laboratorium dan produksi. Jenjang pendidikan Minimal S1

Contoh dari Jabatan Pekerjaan ini, yaitu sebagai :

 

  1. Direktur QA
  2. Direktur Kualitas
  3. Manajer Lab
  4. Manajer Laboratorium
  5. Manajer QA
  6. Manajer Jaminan Kualitas
  7. Kontrol Kualitas
  8. Manajer Kontrol Kualitas
  9. Supervisor Kontrol Kualitas
  10. Manajer Kualitas

 

Tugas - Tugas Manajer Kontrol Kualitas Sistem

 

  1. Merencanakan, mengarahkan, atau mengkoordinasikan program jaminan kualitas Merumuskan kebijakan kontrol kualitas dan mengontrol kualitas dari upaya laboratorium dan produksi
  2. Mengumpulkan dan menganalisa sampel produksi untuk mengevaluasi kualitas
  3. Menganalisa hasil pengujian kontrol kualitas dan menyediakan tanggapan dan interpretasi kepada manajemen atau staf produksi
  4. Menghentikan produksi apabila terdapat cacat produk yang serius
  5. Memantau kinerja dari sistem kontrol kualitas untuk memastikan efektivitas dan efisiensi kerja
  6. Mengkomunikasikan informasi kontrol kualitas kepada seluruh departemen organisasi yang relevan, diluar vendor dan kontraktor

 

Keterampilan dalam Pekerjaan ini :

 

  1. Aktif Mendengarkan
  2. Pertimbangan dan Pengambilan Keputusan
  3. Memantau
  4. Analisis Kontrol Kualitas
  5. Pemahaman Membaca

 

 

Arsitek

 

Arsitek bertugas merancang, mendesain bangunan baru atau merancang proyek renovasi bangunan yang sudah ada. Arsitek harus memastikan desain bangunan cocok dengan persyaratan yang diminta klien, fungsional, aman, dan ekonimis. Arsitek juga biasanya mengontrol penuh proyek yang digarap dari awal sampai akhirm bekerja sama dengan sejumlah ahli lain dalam bidang konstruksi. Jenjang pendidikan minimal S1

Contoh dari Jabatan pekerjaan arsitek, yaitu :

 

  1. Manajer Proyek Arsitektur
  2. Arsitek Desain
  3. Pimpinan Perusahaan Arsitektur
  4. Arsitek Proyek
  5. Arsitek Senior/Manajer Desain
  6. Drafter Arsitek

 

Tugas - Tugas Arsitek

 

  1. Merencanakan atau mendesain bangunan seperti perumahan, bangunan perkantoran, teater, pabrik, atau properti struktur lainnya yang sesuai dengan aturan lingkungan, keamanan, dan sebagainya
  2. Mendiskusikan ide, tujuan, persyaratan dan dana dari sebuah proyek, dan dalam beberapa kasus, membantu memilih lokasi proyek
  3. Berkonsultasi dengan para ahli lain, mengenai desain sebuah proyek
  4. Menilai kebutuhan sebuah bangunan dan penggunanya, lalu memberikan saran kepada klien tentang kepraktisan proyeknya
  5. Menyiapkan informasi mengenai desain, spesifikasi bangunan, material, warna, peralatan, perkiraan biaya, dan waktu konstruksi
  6. Menilai dampak proyek yang dia garap untuk lingkungan sekitar
  7. Menggunakan teknologi informasi dalam desain dan manajemen proyek, spesifiknya menggunakan software CAD (Computer-Aided Design)
  8. Menjaga agar proyek tetap dalam anggaran finansial dan tenggat waktu
  9. Memproduksi gambar dan spesifikasi kerja yang mendetil
  10. Menspesifikkan sifat dan kualitas material yang diperlukan dalam proyeknya
  11. Menyiapkan pendaftaran dan presentasi tender
  12. Bernegosiasi dengan para kontraktor dan para ahli lainnya
  13. Menyiapkan pendaftaran untuk departemen perencanaan dan pengaturan bangunan
  14. Mengatur proyek dan membantu untuk mengkoordinasikan pekerjaan para kontraktornya
  15. Mengontrol sebuah proyek dari awal sampai akhir
  16. Melakukan kunjungan ke proyek secara rutin, untuk memeriksa kemajuan proyek dan memastikan bahwa proyeknya berjalan tepat waktu dan tepat anggaran
  17. Memecahkan masalah yang timbul selama pembangunan berlangsung
  18. Memastikan bahwa dampak lingkungan yang timbul dari proyek dapat teratasi

 

Keterampilan yang harus dimiliki oleh seorang Arsitek

 

  1.  Aktif Mendengarkan
  2. Penyelesaian Masalah yang Kompleks
  3. Koordinasi
  4. Berpikir Kritis
  5. Pertimbangan dan Pengambilan Keputusan
  6. Pemahaman Membaca
  7. Berbicara
  8. Analisis Operasi

 

Drafter Sipil

 

Pekerjaan seorang Drafter Sipil adalah menyiapkan gambar, peta topografi dan peta timbul yang digunakan dalam proyek teknik sipil, seperti jalan tol, jembatan, saluran pipa, proyek kontrol banjir, sistem kontrol air dan sistem pembuangan. Jenjang pendidikan minimal S1

Contoh dari Jabatan Pekerjaan Drafter Sipil, sebagai berikut :

 

  1. Desainer CAD Sipil
  2. Teknisi CAD Sipil
  3. Drafter Sipil
  4. Drafter Desain dan CAD
  5. Teknisi Draft

 

Tugas - Tugas Drafter Sipil

 

  1. Membuat gambar rancangan menggunakan program komputer, mesin drafting, atau secara manual menggunakan tangan dengan bantuan kompas, jangka, busur derajat, penggaris segitiga, dan sebagainya
  2. Menggambar peta, diagram, dan profil, menggunakan contoh keseluruhan dan survei, untuk mewakili elevasi, kontur topografi, bentuk sub-permukaan, serta struktur
  3. Membuat konsep perencanaan dan gambar detail bangunan, instalasi, serta proyek konstruksi seperti jalan tol, saluran pembuangan kotoran, dan tanggul Drafter Sipil bekerja berdasarkan sketsa atau catatan
  4. Menentukan urutan pekerjaan dan metode presentasi, seperti gambar ortografis atau isometris
  5. Menyelesaikan dan menggandakan paket gambar dan dokumentasi, sesuai dengan media yang dibutuhkan dan spesifikasi reproduksi, menggunakan blueprint, foto, atau metode duplikasi lainnya

 

Keterampilan yang harus dimiliki Drafter Sipil

 

  1. Aktif Mendengarkan
  2. Berpikir Kritis
  3. Pemahaman Membaca
  4. Berbicara
  5. Matematika

 

 

Teknisi Sipil

 

Seorang Teknisi Sipil harus mengaplikasikan teori dan prinsip teknik sipil dalam merencanakan, merancang, dan mengawasi konstruksi, serta memelihara struktur dan fasilitas di bawah arahan staf teknik dan ilmuwan fisika. Dia harus memberikan dukungan teknis untuk insinyur sipil, saat menggarap proyek konstruksi. Seorang Teknisi Sipil juga harus punya kemampuan memecahkan masalah, kemampuan gambar teknik, dan kemampuan IT. Jenjang Pendidikan Minimal S1

Contoh dari Jabatan Pekerjaan Teknisi Sipil :

 

  1. Desainer Sipil
  2. Asisten Teknik Sipil
  3. Desainer Teknik Sipil
  4. Teknisi Teknik Sipil
  5. Analis Konstruksi
  6. Teknisi Desain
  7. Teknisi Teknik Transportasi

 

 

Tugas - Tugas Teknisi Sipil

 

  1. Mendampingi survei situs, sebelum proyeknya dimulai
  2. Mengatur analisa laboratorium tentang tanah, batu, dan sampel-sampel material
  3. Menciptakan rencana desain, baik secara manual maupun dengan program komputer CAD
  4. Membuat gambar dimensi dengan mendetil, merancang tata letak untuk proyek, dan memastikan kesesuaian terhadap spesifikasi
  5. Mengkalkulasi dimensi, luas persegi, profil dan komponen spesifikasi, serta jumlah bahan menggunakan kalkulator atau komputer

 

Keterampilan Teknisi Sipil

 

  1. Aktif Mendengarkan
  2. Berpikir Kritis
  3. Pemahaman Membaca
  4. Berbicara
  5.  Menulis

 

 

Pengawas Konstruksi dan Bangunan

 

Memeriksa struktur, menggunakan kemampuan teknik untuk menentukan kualitas struktur, serta memastikan kesesuaiannya dengan spesifikasi, kode bangunan, dan regulasi lainnya. Pemeriksaan ini bisa bersifat pemeriksaan secara keseluruhan, atau terbatas pada daerah yang spesifik saja, seperti sistem elektrik atau sistem saluran air. Jenjan Pendidikan Minimal SMK

Contoh dari Jabatan Pekerjaan :

 

  1. Administrator Kode Bangunan
  2. Teknisi Inspeksi Bangunan
  3. Pengawas Bangunan
  4. Petugas Bangunan
  5. Pengawas Bangunan Gabungan
  6. Pengawas Konstruksi
  7. Teknisi Penguji Material Konstruksi

 

Tugas - Tugas Pengawas Konstruksi dan Bangunan

 

  1. Memeriksa jembatan, bendungan, jalan tol, bangunan, perkabelan, saluran air, sirkuit listrik, got, sistem pemanas, atau pondasi selama dan setelah konstruksi untuk memastikan kualitas struktur, keamanan secara umum, dan kesesuaian dengan kode dan spesifikasi
  2. Menguji fasilitas atau instalasi untuk memastikan dampaknya terhadap lingkungan
  3. Memantau instalasi saluran air, sistem perkabelan, peralatan, atau perlengkapan lainnya untuk memastikan bahwa instalasi dijalankan dengan baik dan sesuai dengan regulasi yang berlaku
  4. Mengukur dimensi dan memastikan tingkat, penjajaran, atau ketinggian struktur atau perabotan, untuk memastikan kesesuaian dengan rencana dan kode bangunan
  5. Membuat catatan harian dan melengkapi catatan inspeksi dengan foto-foto

 

Keterampilan yang dibutuhkan yaitu :

 

  1. Aktif Mendengarkan
  2. Penyelesaian Masalah yang Kompleks
  3. Berpikir Kritis
  4. Pemahaman Membaca
  5. Berbicara

 

logo whatsapp